Di sticky note ane yang tertera di desktop laptop ane tertulis bahwa persiapan UN ane tinggal 14 hari lagi. (sigh)
I dunno why do I feel so scared with these stuffs. Ya, seminggu ini ujian praktik. Seminggu depannya UTS. Setelahnya lagi UAS. Dan tinggal beberapa 'minggu istirahat' sebelum UN dimulai. After that? I'm gonna leave this beloved room, my beloved dorm of my beloved SHS. I'm serious... (When I write, I mean type, this... I'm feeling that my eyes is gonna burst into tears. Ok, lebay. Tapi serius, ini cukup mengharukan sehingga mungkin ane akan menangis jika terus-menerus meng-emosional-kannya.)
Oke, ada apa dengan judulnya? Biasaaa... I just wanna share about my feeling (a.k.a curcol. By the way, I still don't know what 'a.k.a' means. I mean, the long name of it. Okay, please tell me if you know it. Thanks!)
Actually, saat ini adalah bukan kemarin, alias bukan hari Senin. Yak, Selasa. Jadi sebenarnya, apapun yang ane rasakan sekarang tidaklah sekelabu kemarin. But I still remember that.
Intinya adalah... Kemarin itu adalah hari yang sangat suram! Es u er a em. Suram!
Dan entahlah, apakah itu yang pertama atau bukan, yang jelas kemarin itu ane menangis. Ya, menangis. Di hadapan Michelle, Tiroy dan... Tri. (sigh)
Mungkin beberapa teman yang lain juga mengetahui kalau ane, sebagai seorang anak laki-laki, mengeluarkan air matanya karena sedih, kecewa, dan sebagainya. Banci. Ya, itulah olok-olokan ane terhadap diri ane yang kemarin. Bahkan sampai Michelle pun mengajak untuk melupakannya dan berlatih bermain gitar sambil bernyanyi sebagai persiapan ujian praktik seni musik nanti. Ya, praktik seni musik yang sebelumnya adalah ujian praktik kimia. Ujian praktik yang berhasil membuat ane mengeluarkan air mata.
How come? Yah, seperti yang sudah saya sebutkan, sebagai salah satu pengekspresian dari rasa sedih dan kecewa KARENA saya belum bisa mengerjakan praktikum elektrolisis dengan optimal... (ooops! Jadi mau menangis lagi kan? Halah, cengeng nih. Ckck)
Ane hanya takut jika itu tidak lulus... It means that I won't be able to graduate from this beloved school! (ya walapun cinta, ya bukan berarti mau di sini terus-terusan lah...) Iya, NGGAK LULUS! Na'dzu billah min dzalik!
Saya harap itu hanyalah ketakutan saya semata. Dan insyaAllah tidak akan terjadi. Aamiin!
Tetapi, secara keseluruhan, bukan hanya itu saja, masih banyak kesuraman-kesuraman yang saya dapatkan kemarin (dan sebenarnya juga hari ini) sehingga saya ingin membuat posting-an ini. (sigh)
Kemarin itu adalah hari yang cukup atau mungkin sangat bodoh bagi saya. Terlalu banyak silly things yang saya lakukan. In the other hand, saya tidak hebat. Mengapa saya tidak hebat? Karena saya tidak (belum) bisa mengendalikan diri saya. Ya, mengendalikan diri. Itulah kata kunci agar bisa menjadi orang hebat. Dan mindset ini adalah tanaman dari Kak Saleh, salah satu kakak saya yang bijaksana dan cukup memberikan banyak motivasi sehingga memang benar sekali jika beliau disebut sebagai motivator. Inspirator? I hope so.
Bagaimana dengan hari ini? So far so good. I mean, it's better than yesterday, Alhamdulillah... Setidaknya saya masih bisa bersyukur dengan hari ini walaupun memang masih banyak ke-belumberhasil-an yang saya dapat. No problem! There are still many days tomorrow! Aamiin!
Yak, segitu saja curhatannya.
Seharusnya saya membayar cicilan posting-an yang masih terbengkalai, atau bahkan yang belum dibuat yang seharusnya sudah muncul. (sigh)
Oke. That's all! Thanks for watching, hehe.
(Note: penggunaan kata saya dan ane masih bercampur ya di sini? Hehe. Harap maklum)
Terima kasih.
Ila liqo!
Wassalam!
No comments:
Post a Comment