Assalamualaikum!
Hampir empat bulan ya gue vacuum dari kegiatan tulis-menulis (ketik-mengetik) di blog ini. Iya, sibuk kuliah euy... *gaya*
So, what's up? Hm... MMMBUUUANYAK BANGET yang mau gue ungkapkan selama empat bulan terakhir ini! Dimulai dari masa PAB: Ormosia dan Oricula yang penuh dengan drama; keikutsertaan gue dalam Teater Lakon di Festamasio dan FTI, lanjut PAB: LKM yang membuka seluk-beluk kehidupan (tujuan utama) seorang 'mahasiswa' dan mengajarkan bagaimana ber-AKSI hingga dinobatkan menjadi Anggota Biasa; ikut panitia sana-sini, berusaha menyatukan angkatan, stress kebanyakan kegiatan, menetapkan calon istri...(?) lupakan. Lanjut, terus nginep di rumah Sky berkali-kali hingga terjerumus dalam komunitas-komunitasnya, dan yang terbaru adalah keseruan di acara Forest For Us 4! Whohooo!
Jadi... apa? Nah, bingung sendiri kan? Iya. Heran, giliran sedang tidak berhadapan dengan Prof. Semut, laptop gue, rasanya semua pemikiran-pemikiran gue ini menumpuk di otak. Eeehhh... giliran sekarang, tangan sudah berusaha menari di atas keyboard, there isn't any idea out of my mind. Sedih.
Intinya sih adalah... Di sini, officially, gue ingin menyatakan bahwa diri gue: resign dari Teater Lakon. WHYYYYY?! Teringat kata-kata (kunci) Kak Saleh, "Utk saat ini tugas utama hidup kita apa?" serta wejangan dari Kang Zamzam yang cetar membahana... (?)
Jujur saja, seharusnya sebulan kemarin setiap hari Rabu dan Sabtu sore sampai malam gue harus mengikuti diklat Teater Lakon, sebagai alur kaderisasinya. But, karena di jurusan yang notebenenya masih gue nomorsatukan, dengan kegiatan-kegiatan di mana "urang deui, urang deui", yaaa... I felt sooo capek. Waktu untuk datang diklat pun tak terpenuhi. Masih gue ingat, hanya sekali gue datang diklat dan itu pun di hari pertama, materinya olah tubuh. Tidak bisa gue pungkiri, ilmu-ilmunya amat saaaaangat bermanfaat, tidak hanya untuk kehidupan di teater, tapi untuk kehidupan sehari-hari. Itu baru olah tubuh lho. Belum yang lain-lain. Tapi... dengan ikhlas gue harus 'menunda' mimpi gue dalam bidang ke-teater-an itu.
Ya mau bagaimana lagi? Kata para pendahulu gue (baca: kakak tingkat), terutama yang kelas C, semester dua itu adalah semester yang padat. Sampai dibilang, "kalian nikmatin aja semester satu, nikmatin tidur, ikutin panitia sana-sini... karena masih kosong banget. Nanti deh pas semester dua, beeeuuuhhh..." (btw, mungkin yang gue tulis ini tidak identik dengan yang aslinya pas dituturkan) begitu. Mendengarnya, gue menjadi semakin yakin bahwa mau tidak mau gue harus fokus terhadap jurusan gue. Kalaupun mau ber-kegiatan (read: mengembangkan diri), ya di jurusan saja. Toh, jurusan gue itu, Jurusan Pend. Biologi UPI, memiliki se-GUDANG kegiatan yang waow bangete. Iya, waow bange-te. Dan sekali lagi, advice dari Kang Zammy pun sangat gue resapi maknanya. Yup! Bismillah!
So? Ya, dengan penuh keikhlasan (harus), gue melepas TEATER Lakon, untuk saat ini dan fokus terhadap Jurusan gue, terutama keluarga/angkatan/Formica 2012 yang sudah gue cintai dan sayangi... karena ALLAH SWT. Dan untuk Teater Lakon beserta spesies-spesies di dalamnya, gue mengucapkan TERIMA KASIH BANYAK karena telah membiarkan gue merasakan dunia ke-teater-an yang luar biasa di Lakon. Setengah semester pertama bersama Lakon benar-benar suppperrrppp banget! Buat teman-teman yang masih diklat, keep fighting ya! Apalagi Rahayu nih, teman sejurusan yang akhirnya tetap bertahan, di mana gue yang awal-awal terlihat semangat, sekarang malah mundur, hehe, maaf ya Yu... But, lo strong kok! Hebat! Pokoknya kalian harus semangat deh! Pasti bisa menjadi pengurus Lakon periode selanjutnya dan yang pasti menjadi angkatan yang solid serta... IKHLAS! Dan akang-akang/teteh-teteh senior yang keren banget ilmunya, terima kasih banyak... Terutama untuk Kang Bahuy dan Teh Dewi, ah cetar sekali. Serta senior-senior lainnya di Lakon yang tidak bisa saya sebut satu per satu, kalian keren banget deh. Hm... wajib lah ya berikan saya info kalau Lakon ada pertunjukan. InsyaAllah, saya sempatkan waktu untuk "menikmati-nya", hehe. Sedih nggak sih ini posting-an? Nggak ya? Hahaha, kurang deep berarti ya. Sekali lagi, MAAF dan TERIMA KASIH.
Salam Cinta.
Ila liqo,
Wassalam!
No comments:
Post a Comment